Arsip untukApril, 2009

NGEBOSSES

Saat jadwal makan siang, sering kali terdengar keluhan-keluhan dan pembicaraan seputar perkuliahan, interaksi dengan teman, kelompok ataupun keorganisasian. Keluhan karena tugas, keluhan karena tekanan pimpinan dan tuntutan pemimpin, keluhan tidak bisa berkomunikasi dengan baik dan juga keluhan ketidakmampuan memahami orang lain. Semua berbicara seolah-olah pendapat mereka objektif dan orang-orang yang sependapat dengan mereka adalah orang-orang yang disetujui pemikirannya.

56942_ngerumpi_thumb_300_225

Bekerja di bawah tekanan, itulah yang terlintas dalam benak kita (terutama bagi penulis, he…) ketika kita mendengar keluhan-keluhan seperti di atas. Ada seabrek tugas dan tanggung jawab yang membebani dan dimana mereka terpaksa untuk menuntaskannya, dan memang ada yang memuntutnya untuk diselesaikan. Akarnya mengapa merasa bekerja di bawah tekanan, barangkali karena hubungan antara si pelaksana tugas dengan pihak yang meminta pertanggujawaban tugas tidak harmonis. Boleh dikatakan seperti hubungan dalam sebuah perusahaan atau oraganisasi, yaitu hubungan antara atasan dengan bawahan.

Kalau dibawakan ke dalam sebuah hubungan dalam sebuah organisasi, … continue reading this entry.

Belajar Memaknai

Kalo kita liat sesuatu, cenderung kita memikirkan sesuatu. Misalnya kita ngeliat orang lagi bisik-bisik, mungkin kita akan cederung berpikir kalo orang-orang itu lagi bergunjing atau membicarakan sesuatu yang tidak boleh diketahui orang lain, Jika kita ngeliat hantu, kira-kira apa yang akan kita pikirkan? Jawab salah satu sobat aku, “brarti ada makhluk selain dari kita yang menghuni dunia ini”.

Tapi jika aku ngeliat hantu, hal yang pertama aku lakukan bukan memikirkan sesuatu. Bukan aku ga bisa mikir, tapi ga sempet…. (Barangkali aku teriak dulu kali ya….)

Sesuatu yang kita pikirkan tanpa harus membuktinkannya bisa digolongkan pada asumsi. Menurut buku yang saya baca, asumsi adalah perkiraan yang diduga-duga tetapi tidak untuk diujikan. Perkiraan ini untuk menjadi dasar dalam melakukan tindakan lain. Kalo menurut KBBI asumsi adalah dugaan yang diterima sebagai dasar, atau lansasan berfikir karena dugaan dianggap benar.

Biar ga ngelantur, kita kembali ke mesin tik. Coba teman-teman WP liat gambar yang aku lampirkan. Kira-kira apa maksud dari lukisan ini Y?

dsc02037

Apa asumsi teman-teman jika memerhatikann lukisan ini lebih seksama. Mungkin benar, beda kepala beda pula cara berpikir, tingkat berpikir dan yang memengaruhi pikiran. Ada banyak asumsi yang aku dengar dari teman-teman. Ada yang bilang kalo lukisan itu berbicara tentang kekuasaan tentang uang, ada juga yang berasumsi kalo lukisan itu berbicara uang bukan segalanya dan ada pula yang berasumsi dengan lukisan, kita bisa menghidupi kehidupan kita.

Barangkali dan memang, dalam sebuah karya sastra atau lukisan seperti ini pelukis ataupun penulis meninta penikmatlah yang memaknai sendiri apa yang mereka nikmati sesuai dengan tingkat berpikir dan kemampuan mereka untuk menerjemahkan makna yang terkandung dalam karya tersebut. Kenapa di sini aku lebih cenderung bicara masalah asumsi bukan hipotesis atau semacamnya, karna hanya ingin mengumpulkan banyak asumsi berdasarkan perdapat teman-teman.

Lagi pula jika ditanya langsung ma tu pelukis, aku juga lupa siapa pelukisnya… he…

MARI KITA MAKNAI BERSAMA!!

Gali lebih dalem aja…

Kalo sesuatu terletak tidak pada tempatnya, biasanya juga akan terjadi hal yang juga tidak pada tempatnya. Akan ada hal yang tidak diinginkan terjadi, justru akan terjadi. Seperti ini, coba!

kayaknya-ada-yang-aneh

Asyik juga bolak-balik LCD, ditambah lagi terasa menambah motivasi buat lebih tau makin banyak. (he..he…) Dapet tambahan pelajaran nich satu lagi, “dengan berbuat banyak kesalahan, menambah kesempatan untuk belajar lebih banyak”.

Yakin ga?

Coba aja dech………..

Unsur-Unsur Pendidikan

beuh…
aku dapet SMS yang bikin senyumanku makin manizzz.
he….

Kemarin ada yang minta aku buat ngajarin sesuatu. Meski sebenarnya dalam hal ngajar mengajar aku belum jago, baik dari cara mengajar maupun dari apa yang mau diajarin. Ntah kenapa, kelihatannya dari sudut pandang korban (yang sms), aku dah jago dan lebih bisa dari die. Dan berhubung aku baik orangnya baik hati, tidak sombong dan suka menabung, tawaran itu aku terima.
Satu kontrak (kesepakatan) telah terbangun, tapi abis SMSan itu, aku memikirkan sesuatu (mungkin tipe pemikir pendidikan kali!). Hasilnya seperti yang aku tulis di bawah ini:
(baca yach……….)

unsur-pendidikan1
UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN

Proses pendidikan melibatkan banyak hal yaitu:

1. Subjek yang dibimbing (peserta didik).

2. Orang yang membimbing (pendidik)

3. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)

4. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan)

5. Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan)

6. Cara yang digunakan dalam bimbingan (alat dan metode)

7. Tempat dimana peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan)

Mau yang jelasnya g’?

1. Peserta Didik

Peserta didik berstatus sebagai subjek didik. Pandangan modern cenderung menyebutkan demikian oleh karena peserta didik adalah subjek atau pribadi yang otonom, yang ingin diakui keberadaannya.

Ciri khas peserta didik yang perlu dipahami oleh pendidik ialah:

a. Individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas, sehingga merupakan insan yang unik.

b. Individu yang sedang berkembang.

c. Individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi.

d. Individu yang memiliki kemampuan untuk mandiri.

2. Orang yang membimbing (pendidik)

Yang dimaksud pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. Peserta didik mengalami pendidikannya dalam tiga lingkungan yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Sebab itu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan ialah orang tua, guru, pemimpin program pembelajaran, latihan, dan masyarakat.

3. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)

Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal ditempuh melalui proses berkomunikasi intensif dengan manipulasi isi, metode, serta alat-alat pendidikan.

4. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan)

a. Alat dan Metode

Alat dan metode diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan. Secara khusus alat melihat jenisnya sedangkan metode melihat efisiensi dan efektifitasnya. Alat pendidikan dibedakan atas alat yang preventif dan yang kuratif.

b. Tempat Peristiwa Bimbingan Berlangsung (lingkungan pendidikan)

Lingkungan pendidikan biasanya disebut tri pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.

BUZZ

Show Recent Messages (F3)

BUZZ!!!
uul: dah makan siangnya
ronny harum: sudah gi,,,,
ronny harum: kamu masih di kampus nih ya?
uul: dapet inspsirasi pas lagi makan siang g?
ronny harum: untuk apa nih,,,,
uul: g
uul: cuma bahan uuntuk omongan malam ini
uul: eh salah siang y
ronny harum: ya insprasi biasa muncul kapan saja fi,,,iya di sini masihsiang
ronny harum: apa kesbikan sekarang?
ronny harum: masihaktif menulis gak?
uul: sibuk cetak koran kampus
uul: dan mencoba mengajukan judul skripsi
ronny harum: oh gitu,,ya,,kamu tertarik mendalami tema apa fi?
uul: teknologi pendidikan … continue reading this entry.

Menunggu Hujan

namura_pdg: ndak baa do ul
namura_pdg: soale siapko banyak pelatihan mah
uul: iyo
uul: mudah-mudahan peeermohnan ko bisa jebol
namura_pdg: pertama adalah PSB Online
namura_pdg: School net
namura_pdg: NUPTK
namura_pdg: NISN
uul: wew
uul: apa lg bg
namura_pdg: Untuk sementara baru itu yang lah masuk daftar
namura_pdg: hanya PSB online yang sekolah negeri di kota padang
namura_pdg: unruk yang lainnya untuk semua sekolah se kota padang
uul: NUPTK apo bg
namura_pdg: pesertanya 1 sekolah itu 2 orang
namura_pdg: NO Unit PEndidik Daan Tenaga Kependidikan
uul: NISN … continue reading this entry.

Goresan Rian

“”Kutip””

Oleh: Riyan Fernandes

Keinginan menjadi sebuah ketakutan

Ketakutan akan realita

Benar realita tidak selalu sama

Tapi realita adalah nyata

Aku masih disini

Menanti asa kembali

Hingga pagi datang lagi

Dalam satu suasana hati

Memang benar yang kurasakan

Rasa yang tidak pernah akan

Akan mati…

Akan padam…

Akan hilang…

Karena rasa itu pasti

Pasti…

Karena itu

Aku kembali disini!!

Goresan Anak Magang

ASA

oleh Priandono

Saat mentari menggantikan bintang
Memberi cahaya penuh harapan
Harapan bagi seribu bintang di bumi
Harapan memulai hari indah ini

Saat terbuka mata ini
Anganku telah berdiri di luar jendela dunia
Bertiup untuk tersenyum pada sang surya
Tersenyum yang memberikan harapan

Semua makhluk bernyawa ingin hidup
Namun, apakah hidup ini akan bermakna
Aku berdo’a dengan harapan suci
Menggapai hari ini dengan penuh kenikmatan

Saat mentari tenggelam
Ku berdiri terdiam di sudut senja
Apa yang telah ku lakukan
Berikan saja aku yang terbaik

ini goresan anak magang yang tengah berjuang untuk bisa bergabung dengan SKK GANTO.

mohon kritik dan sarannya, skalian bantu ulfi dalam penilaian goresan ini.

TQ