Arsip untukMei, 2009

Keinginan tanpa tindakan hanya akan menjadi harapan

kado
“Berdo’a saja, semuanya akan baik-baik saja”, itu kata mujarap yang dilemparkannya padaku perihal harapan yang dibicarakannya.
Katanya ada harapan.
Aku disuruh sabar dan menunggu.

Sesaat aku terdiam. Apakah dengan do’a dan kesabaran saja semuanya akan baik-baik saja.
TIDAK!
Ternyata itu belum cukup. Untuk semua itu butuh tindakan, dan keseimbangan antara tindakan dan do’a. Dengan mengandalkan do’a dan kesabaran semuanya memang hanya akan menjadi harapan. Karena harapan itu hanyalah segengam tujuan dan keinginan tanpa ada tindakan. Dan aku tak hanya inginkan harapan itu, yang aku inginkan tujuan dengan tindakan, yang sering disebut orang masa depan.
Masa depan itu pasti datang. Untuk dua belas bulan ke depan aku merancang ulang masa depan yang ingin aku raih menjadi langkah-langkah kecil. Kuharap langkah kecil ini dapat membantuku kelangkah yang lebih besar. Langkah kecil dua belas bulan ke depannya aku tetapkan sebagai kado terindah dihari jadiku. Dengan begitu semoga saja keinginanku tidak hanya akan menjadi harapan, Karena aku akan membubuhinya banyak tindakan dan menutupnya dengan do’a sebelum aku terkelap.
(24 Mei 2009)

MEONG….

Apa yang kamu pikirkan jika kamu mendengar kucing mengeong? Ada yang bilang karena tu kucing lagi minta ma’am, ada juga yang bilang karena terjadi sesuatu. Lebih parahnya lagi ada pula yang ngaku, kalo dengar kucing mengeong inget aku, hak… hak… (barangkali aku mirip kucing eh salah, barangkali karena aku punya kelembutan seperti yang dimiliki kucing).

Jika semua orang aku tanyain apa yang mereka pikirkan ketika mendengar kucing mengeong, akan ada banyak variasi jawaban yang akan aku dokumentasikan dalam tulisan iseng ini. Masalah kelembutan si mbah kucing, ternyata banyak yang komplain kalo aku bilang kucing itu makhluk yang penuh kelembutan. Karena menurut si
pengomplein, kucing itu adalah makhluk yang pendendam, suka mencakar, dan suka ngelariin ikan ibu dari dapur.heeee…..

Tapi siapakah dan bagaimanakan makhluk yang bernama kucing itu? Kucing dalam KBBI adalah binatang yang rupanya seperti harimau kecil, biasa dipiara orang. Kucing memang kita kenal dengan meongannya. Mungkin hal itu sebagai salah satu syarat bagi kucing agar dia diakui sebagai seekor kucing. Eith, tapi apa ada kucing yang tidak bisa mengeong? Apakah ada dunia bisu dalam kehidupan kucing? Gimana komunikasinya tuh? Apa bisa pake bahasa isyarat? hewww…

tapi, apakah yang teman-teman pikirkan ketika kucing mengeong???

Maafkan Aku

mojok

Barangkali aku harus menyudut untuk sementara. Beranjak sebentar dari suara-suara, bisikan-bisakan, teriakan-teriakan, sampai suara yang hanya luput dari pendengaran orang-orang tuli.  Atau sekedar hanya berganti suasana.


Entah kenapa, kini aku merasa rusuh dan risih pada dunia yang aku jalani. Kadang menyakitkan, kadang menghiburku yang membuatku juga tertawa ataupun aku juga menangis. Namun semua itu tetap bagian dari perjalanan hidupku, segenggam kenangan.

Ya, kenangan. Dia menjadi sesuatu yang aku ingat dan selalu ku ingat.

(Kembali ke laptop) Kini entah apa yang aku rasakan. Jika aku jenuh, pantaskah aku mengungkapkan kejenuhan ini. Pantaskah aku berlaku tak adil dengan mengungkapkan kejenuhan ini. Karena ketika kejenuhan ini aku ungkapkan, akan mempengaruhi bagian yang lain. Karna dunia yang aku jalani selama ini merupakan suatu sistem. Dalam satu sistem, satu komponen atau satu unsur akan saling mempengaruhi. Satu komponen saja tidak cukup untuk menggapai tujuan dari sistem yang berjalan.

MOGA TUHAN MENGAMPUNIKU