Arsip untukJuni, 2009

Hutang itu Peradaban


ronny harum: hi
ronny harum: lagi ngapai kamu
uul: lagi ngapain y
uul: lagi nonton ja
ronny harum: nonton terus ya…
ronny harum: sukan banget nonton
uul: g juga
uul: g tau mu ngerjain apa
uul: aku g suka nonton
ronny harum: olahraga dong!
uul: aku suka jalan2 dan baca2
uul: olahraga?
uul: aku males olah raga
ronny harum: ya kan asyik tuh jalan sore2 di pantai padang
uul: di sini udah jam 10 malam
ronny harum: oh gitu
uul: udah g da lagi yang berkeliaran
uul: kecuali yang hidup di dunia malam
ronny harum: oh ya,,,kenapa, dilarang
uul: apa yang dilarang?
ronny harum: berkeliaran
uul: o
uul: karena anggapan orang sekitar sini, perempuan
yang keluar malam dapat nilai minus
uul: layaknya orang liar dan tidak beretika
ronny harum: oh ya,,,,,,,kasihan ya perempuan
uul: tulahhhhhhhh
uul: eh kita ngomongan sesuatu yok
ronny harum: ntar lagi aku mo pergi,,,,nih
ronny harum: lagi tunggu teman nih
ronny harum: 10 menit lagi
uul: o
ronny harum: kamu di warnet ya
uul: g di kampus
ronny harum: mau ngomong ap asih fi
uul: kamu setuju g, kalo ada yang ngomong “utang
itu peradaban”
ronny harum: maksudnya apa tuh?
ronny harum: utang dalam arti apa
uul: aku skarang lagi nonton democrazi
uul: utang itu g bisa dilupakan atau ditinggalkan karena utang itu peradaban
ronny harum: pa artinya?
ronny harum: utang dalam arti,,apa binggung aku,,terlalu luas fi menurutku
ronny harum: utang,,,dalam arti umum tuh,,dalam bidang ekonomi, sosial, budaya,,,dll
ronny harum: mana tuh yang dimaksud
uul: indonesia terkenal banyak hutang. Banyak hutang ini tidak bisa ditinggalkan karena ini bagian dari peradaban bangsa indonesia sendiri
ronny harum: dalam satu budaya,,,utang bisa menjadi penting sebagai pendorong untuk berusaha,,,ada suatu spirit orang untuk bekerja,,karena di desak oleh utang,,,contoh sederhana
ronny harum: untuk memulai masuk dalam pengertian utang,,kita harus bisa memilah2 arti dan
bertanya?
uul: tapi kalo dibilang peradaban, brarti kita tidak pernah lepas dari hutang, bukankah begitu jika dianalisis lagi
ronny harum: kenapa ada utang? untuk apa utang itu?, siapa yang berutang?,
ronny harum: sejauhmana utang itu dapat dipertanggungjawabkan, siapa yang harus melunasi utang itu,,,,
ronny harum: banyak hal yang harus dipertanyakan

uul: kita harus bisa memilah2 arti dan bertanya?, arti apa dan pertanyaan apa yang harus dipilah2
ronny harum: peradapan itu apa?
uul: Peradaban adalah memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan masyarakat manusia. Seringkali istilah ini digunakan untuk merujuk pada suatu masyarakat yang “kompleks”: dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya dan pemukiman, berbanding dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban akan disusun dalam beragam
pembagian kerja yang rumit dalam struktur hirarki sosial.
ronny harum: duh sorry ya,,,temanku dah datang nih,,,kapankapan kita sambung lagi ya,,
ronny harum: bye
ronny harum has signed out. (14/06/2009 22:03)

Last message received on 14/06 at 22:03

Prof idolaku ternyata juga punya kantong-kantong itu

Puih….
Selamat pagi dunia!
Pagi ini Tuhan menawarkan sajian sarapan yang menyenangkan. Tatap muka dengan dosen favoritku, Prof. Dr. H. Nurtain.

DSC05385

Menatap wajah beliau, menghilangkan kantukku, mesti mata ini tak terpejam selama 48 jam. Memandang wajahnya  membawa angin sejuk bagiku (cei….sweet swweeeettt….) karena aku anggap sebuah pencerahan atau resonansi jiwa untuk hari ini. Setiap kali aku tatap muka dan punya kesempatan untuk bertutur kata dengan Prof ini, ada saja resonansi dan pencerahan yang beliau berikan. Laksana aku menemukan terang fajar setelah aku menjalani gelapnya malam.
Pagi ini ada pemandangan lain yang aku tangkap. Kantong-kantong itu masih bergelantungan pada mata yang memperpendek malam. Pada pikiran yang membatasi diri untuk berhenti atau pada tubuh yang tak pernah lelah menunggu pagi.

Kantong-kantong itu juga menemani aku. Tersimpan harapan di balik sepasang bola yang dimuliakan itu. Bola yang dapat menentukan pilihannya, mengintip dunia atau tidak mengetahui apapun.

Kantong-kantong itu masih di sini, saat sang pujaan menyebut tak ada benar dan tak ada yang salah. Barangkali aku teringat seorang psikopat yang memiliki empat prinsip dalam hidupnya.

1. Jangan bertanya. Karena di dunia ini tak ada yang benar dan tak ada yang salah
2. Jangan terlibat dengan orang di luar ruang lingkup pekerjaan
3. Ketika semua sudah usai, hapus semua jejak. Datang tak diketahui, dan tidak tinggalkan petunjuk apapun
4. Tahu kapan harus berhenti. Untuk berhenti, memikirkannya saja berarti sudah waktunya untuk berhenti.

Sarapan resonansi pagi ini menunya adalah kekuatan yang paling dashyat.
Prof Tain: kalian tau apa kekuatan yang paling kuat di dunia ini?
Mahasiswa : <>::??>?<>? (hanya diam, karena pengalaman selama enam semester yang telah kami lalui, biasanya Prof akan menjawab sendiri pertanyaannya tersebut).

Dulu, ada yang mengatakan kekuatan paling dasyat itu adalah kekuatan gunung. Tapi ada yang membantah, kekuatan paling dasyat itu bukan kekuatan gunung melainkan kekuatan besi karena gunung akan terkikis oleh zaman. Setelah gagasan itu dikeluarkan, ada lagi yang menentang bahwa kekuatan terkuat itu adalah kekuatan api, bukan besi karena besi jika dipanaskan akan melebur. Kemudian ada lagi yang berpendapat bahwa kekuatan paling kuat itu bukan kekuatan api melainkan angin. Karena angin dapat memadamkan api. Pendapat itu pun dibantah lagi bahwa setelah kekuatan air, kekuatan yang paling kuat adalah angin, karena kekuatan angin dapat memengaruhi air seperti stunami atau badai yang memporak-porandakan pemukinam. Nah, apa kalian berpikir, apa kekuatan laing yang paling kuat setelah angin. Kekuatan itu adalah kekuatan sedekah. Kekuatan paling kuat ini sangat dahsyat. Dahsyatnya sedekah dapat menyelamatkan manusia dari sifat kikir, mengundang rezki bagi manusia dan dapat menyelamatkan manusia dari bencana.

Mahasiswa: !!! (mmmm…) <>?&*(%%#*)*%^@%#^$&^<?>??

Resonansi ini bisa saja hanya untukku.