Pelatihan Wirausaha Digital dengan Sistem Blended Learning pada Komunitas Daron Labs di Kota Padang

Tags

, , ,

Indonesia pada saat ini mempersiapkan diri untuk masa yang krusial sekaligus menguntungkan yaitu bonus demografi yang diperkirakan akan terjadi puncaknya pada tahun 2025-2030, namun jumlah pengangguran terus meningkat. Terkait masalah tersebut, pemerintah mendorong masyarakat membuka lapangan pekerjaan dengan berwirausaha. Daron Labs merupakan sekelompok masyarakat yang membentuk komunitas belajar untuk mengembangkan keterampilan wirausaha. Keterampilan berwirausaha yang dilakukan oleh Daron Labs untuk mempersiapkan wirausahawan digital meliputi videomaker, webdesigner, desain grafis, dan programer. Continue reading

Advertisements

Transformasi Pembelajaran untuk Menciptakan Pengalaman Penggunaan TIK Melalui Blended Learning

Tags

, , ,

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi pembelajaran calon pendidik dan tenaga kependidikan melalui penerapan blended learning sebagai upaya untuk mengoptimalkan implementasi kurikulum berbasis ICT. Masalah yang terjadi adalah kurang relevannya kegiatan pembelajaran calon pendidik dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi dengan keadaan dan kebutuhan lapangan saat ini dan masa depan. Penelitian ini dilakukan terhadap 32 mahasiswa yang terdaftar pada mata kuliah Teori Belajar dan Pembelajaran. Data dikumpulkan melalui: 1) observasi terhadap kegiatan pembelajaran dan tugas-tugas setiap pertemuan baik langsung maupun virtual, dan 2) wawancara dengan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan tersebut. Kemudian data tersebut dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa terjadi transformasi pembelajaran bagi calon tenaga pendidik dan kependidikan melalui blended learning. Transformasi pembelajaran melalui Blended learning sangat penting dilakukan agar tercipta interaktivitas pembelajaran yang tinggi sehingga calon tenaga pendidik dan kependidikan memiliki pengalaman belajar terutama dalam penggunaan ICT, serta memberikan kesempatan yang luas untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran.

Klik di sini untuk mendapatkan artikel utuh.

Blended learning

Blended learning merupakan kombinasi pertemuan tatap muka dengan online learning. Beragam formulasi telah disediakan untuk penerapan blended learning. Blended learning telah masiv diterapkan di Indonesia karena memiliki potensi besar untuk mendorong transformasi pendidikan. Dari berbagai hasil penelitian dalam kajian lended learning dapat meningkatkan pembelajaran dan produktivitas. Continue reading

Pelatihan e-Learning di SMA N 4 Pariaman: Mengintegrasikan TIK dalam Pembelajaran

Tags

, ,

_DSC8816.JPG

Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari program studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang memberikan pelatihan e-learning di SMA N 4 Kota Pariman mulai 24 April 2019 sampai Juni 2019. Kegiatan ini dilatarbelakangi dari kegiatan penelitian e-learning yang diselenggarakan pada mata pelajaran Biologi di SMA N 4 Kota Pariaman. E-learning sudah seharusnya diterapkan di sekolah dasar dan menengah karena tren pembelajaran abad 21 dan era revolusi industri 4.0 mengarah pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran. Continue reading

6 Alasan Email Belum Diterima

Tags

, , , , ,

Email salah satu komponen penting di era digital. Alamat yang ditanyakan kepada seseorang bukan lagi alamat rumah atau kantor, melainkan alamat email. Pengiriman surat ataupun dokumen dengan cara tradisional sudah beralih ke surat elektronik atau yang lebih dikenal dengan email sehingga alamat rumah tidak dibutuhkan lagi. Berikut ilustrasi yang menggambarkan perbedaan pengiriman surat tradisional dengan email.

Email adalah layanan berkirim pesan berupa teks, foto, dan file lainnya dari pengirim kepada penerima. Namun dalam proses pengiriman tersebut ditemukan kendala-kendala baik dari sisi pengiriman ataupun dari penerima. Setelah membaca artikel 7 Alasan Mengapa Email tidak Terkirim, saya tertarik untuk menulis 6 alasan mengapa email tidak diterima.

  1. Alamat email yang diberikan kepada pengirim salah
  2. Proses pengiriman yang lama. Beberapa server email memproses surat dengan waktu yang lama. Mislanya server email yang mungkin menghabiskan banyak waktu untuk memeriksa email untuk masuk ke spam.
  3. Layanan keamanan “reply-me”. Beberapa pengirim, ketika mengirimkan email dari pengirim yang tidak tidak dikenal, meminta pengirim untuk mengirimkan email dengan konten tertentu. Tujuannya untuk memastikan bahwa itu telah dikirim oleh manusia, bukan robot. Biasanya pada kasus seperti ini, penerima tidak menerima email yang dikirimkan oleh komputer. Misalnya konfirmasi link yang dikirimkan oleh sistem pendaftaran tertentu. Email yang memasang layanan keamanan dapat menerima email dari sistem dengan mengkonfigurasikan email tersebut ke domain pendaftaran yang dimaksud.
  4. Mailbox dan kuota inbox. Penerima tidak dapat menerima email karena inbox/ kotak surat/ surat masuk sudah penuh dan melebih kuota yang disediakan server.
  5. Filter anti spam. Ada kemungkinan bahwa email penerima menggunakan filter email sehingga email masuk dialihkan ke spam. Jika pengirim email sudah memberi tau bahwa email telah dikirim tetapi belum masuk di kotak masuk/inbox, penerima email dapat mencek di spam.
  6. Masalah koneksi internet. Silahkan cek koneksi internet jika email juga masih belum diterima. Masalah koneksi internet dapat bermasalah dari tiga sisi, yaitu koneksi internet pengirim, koneksi internet penerima, dan koneksi internet server penyedia email. Jika koneksi server email bermasalah, penerima bisa saja tidak dapat menerima email dalam jangka waktu yang lama.

Continue reading

Sebuah Model Penilaian untuk Mengakomodasi Domain Pembelajaran dalam Penerapan Blended Learning

Tags

, , ,

Artikel ini merupakan laporan dari tahap perancangan model instrumen penilaian blended learning di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model penilaian yang mengakomodasi ketiga domain pembelajaran, yaitu: kognitif, afektif, dan psikomotor. Model ini penting didesain dan dikembangkan mengingat semakin masifnya penerapan blended learning terutama di perguruan tinggi dan kompleksnya keterampilan yang harus dimiliki mahasiswa untuk survive di era digital. Desain model Continue reading

Pengembangan Model dan Model Pengembangan

Tags

,

Pengembangan Model atau Model Pengembangan?

Mmm…

Keduanya sama-sama menggunakan kata yang sama, namun antara keduanya memiliki makna yang berbeda. Pengembangan model merupakan upaya untuk mengembangan model model-model, seperti model pembelajaran. Sedangkan model pengembangan adalah model yang digunakan sebagai panduan dalam mengembangan produk tertentu. Model yang sering digunakan untuk memproduksi produk-produk pembelajaran diantaranya 4D, Plomp, Borg and Gall, IDI, ADDIE dan lain sebagainya. Lima model ini sebagai langkah yang memandu developer mengembangkan media pembelajaran, strategi/ metode/ model pembelajaran, instrumen evaluasi pembelajaran. Continue reading

Pilot Project E-Learning UNP dengan Erasmus

Tags

, ,

Great!

Awal yang baik di awal 2019, ucap teman satu tim dengan Saya.

Foto bersama Rektor UNP, Ketua Kerjasama Luar Negeri UNP, Delegasi Erasmus (dari Tampere University), Tim E-Learning UNP

Sejak 2018 lalu, universitas mengamanahkan pengembangan e-learning Unibersitas Negeri Padang (UNP) kepada tim e-learning yang terdiri dari tenaga IT dan beberapa dosen yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam e-learning. Saya senang terlibat di dalam tim ini karena berhubungan langsung dengan ketertarikan saya selama ini, tentang desain pembelajaran, e-learning, online learning, dan blended learning. Continue reading

Pengembangan Program E-Learning

Tags

,

e-Learning menunjukkan perkembangan signifikan dari waktu ke waktu. Kelas yang belum mengintegrasikan e-learning ke dalam proses pembelajaran, sudah mulai bergerak ke arah sana. Dalam tulisan ini, disajikan beberalan langkah pengembangan program e-learning bagi yang akan memulai penerapan e-learning. Continue reading

Pemanfaatan Model Blended Learning pada Mata Kuliah Desain Pembelajaran Berbasis Komputer

Tags

, ,

Proses pembelajaran yang berlangsung selama ini belum memenuhi sebagaimana disebutkan dalam Standar Pendidikan Nasional PP No. 32 tahun 2013, termasuk pada mara kuliah Desain Pembelajaran Berbasis Komputer (DPBK). Untuk memenuhi tuntutan tersebut dapat dilakukan dengan pemanfaatan model blended learning. Tujuannya adalah meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dimana sampelnya adalah mahasiswa yang aktif dalam bagian 25669 pada kuliah DPBK. Hasilnya menunjukkan bahwa model blended learning efektif dalam membantu mahasiswa memahami materi dan membantu mereka untuk mencapai kompetensi yang diinginkan.

selengkapnya ….