MENEMUKAN KEHIDUPAN DENGAN CAHAYA DIRI

Judul               : SEBELAS MENIT

Penulis           : PAULO COELHO

Penerbit        : GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

Cetakan         : Ke 4, 2011

Di sebuah kota kawasan Brazil, ada seorang gadis remaja bernama Maria. Suatu pagi dia mendapati ada darah di kedua kakinya saat terbangun dari tidurnya. Melihat ada darah di antara kedua kakinya tersebut, gadis remaja itu yakin sekali kalau dia akan mati. Kemudian Maria memutuskan untuk meinggalkan sepucuk surat pada anak laki-laki yang selalu meminjam pensil pada Maria. Anak laki-laki yang belakangan sering dipikirkan Maria.

Surat tersebut berisi pernyataan cintanya. Setelah surat itu sampai pada anak laki-laki itu, dia akan masuk ke dalam hutan belukar supaya mati dibunuh oleh monster atau binatang buas. Dengan demikian kedua orang tuanya tidak terlalu menderita menangisi kematiannya. Sebab kedua orang tuanya akan menganggap dia diculik oleh sebuah keluarga kaya yang tidak punya anak dan akan kembali suatu hari nanti sebagai orang kaya yang berhasil dan terkenal.

Tapi surat yang telah direncanakannya itu gagal ditulis Maria. Ibunya tiba-tiba masuk ke kamar tidurnya. Melihat darah di balik seprai Maria ibunya tersenyum dan berkata, “sekarang kau telah menjadi wanita dewasa”. Saat itu Maria tidak mengerti apa hubungan wanita dewasa dengan darah yang ada di kakinya. Ibunya pun tak banyak membantu kebingunan Maria, ibunya hanya mengatakan, “memang seperti itu”.

Begitu polos remaja yang bernama Maria itu. Saat menstruasi pertamanya datang, dikiranya dia akan mati mendapati terlalu banyak darah yang mengalir. Kemudian saat pacar pertamanya mengajarknya menikmati ciuman, Maria tidak mau melakukan sepenuhnya. Dan banyak penolakan lainnya yang Maria lakukan yang pada akhirnya menimbulkan penyesalan di dalam dirinya.

Dengan penyesalan yang semakin banyak tumbuh dalam dirinya, ajakan seseorang yang dikenalnya di Rio de Janein saat Maria melakukan liburan selama satu minggu untuk menjadi aktrik terkenal di Swis diterimanya. Sebuah angan yang selalu diimpikannya sejak kecil. Saat itu Maria merasa berada pada pilihan yang sulit. Dengan pengalaman masa lalu yang terlalu banyak mengatakan tidak dan melakukan penolakan, maka diterimanyalah tawaran pekerjaan yang menjanjikannya untuk menjadi orang terkenal.

Dan ternyata tak segampang apa yang dipikirkan Maria. Sesampai di Swiss, dia malah dihadapkan pada pilihan-pilihan yang lebih sulit, yang membuatnya mengambil keputusan untuk menjadi seorang pelacur. Sejak memutuskan menjadi pelacur, Maria merasa semakin jauh dari cita-cita dan cinta sejatinya. Dan semakin jauh dari hubungan seks yang sakral. Bagaimana penemuan Maria terhadap cinta sejatinya dan hubungan seks yang sakral? Paulo menyajikannya dalam Sebelas Menit dengan gurih. Pembaca sulit untuk meninggalkan ketika telah mencoba mencicipi gurihnya.

3 thoughts on “MENEMUKAN KEHIDUPAN DENGAN CAHAYA DIRI

      • oh gitu..
        aku susah banget cari linknya ka..
        kalo bukunya Dan Brown bisa semua di download .paling cuma yg The Lost Symbol yg bhs inggris..
        masa iya ya ka belum bisa free download yg Eleven Minutes? kan uda lama jg bukunya ka..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s