Cindua Bareh jo Srikayo

Hari keempat puasa di Ramadhan 1432, semuanya berjalan lancar. Alhamdulillah…

Paket Ramadhan sore ini selain dapurku dipenuhi wangi jengkol, terung, ikan dan tumis sawi juga menari-nari wangi pabukoan. Sama hal dengan kolak, tapi tepatnya aku tidak yakin dengan nama itu. Jadi sebut saja dengan cindua bareh jo srikayo. Karena bahan dasarnya adalah cindua bewarna hijau yang terbuat dari beras dan srikayo.

Nah, mari kita mulai bagaimana pengolahannya. Untuk bahan, yang diperlukan:

  • cindua bareh, 400 ml
  • srikayo, 100-150 ml
  • gula merah 250 gram
  • santan, 400 ml
  • vanile secukupnya
  • daun pandan
  • sedikit garam

Untuk pengolahan:

  1. rebus srikayo hingga mengapung, sekalian sama daun pandan.
  2. masukkan cindua, tunggu hingga mendidih
  3. tambahkan gula merah
  4. kalau gula merahnya sudah hancur, masukkan santan dan aduk-aduk agar santan tidak pecah
  5. beri vanile dan garam
  6. mmm, hidangan pabukoan sederhana siap disantap.

Kira-kira seperti gambar berikut tampilan kong ka leng kong dapur kita sore ini.

5 thoughts on “Cindua Bareh jo Srikayo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s