Tags

, ,

_DSC8816.JPG

Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari program studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang memberikan pelatihan e-learning di SMA N 4 Kota Pariman mulai 24 April 2019 sampai Juni 2019. Kegiatan ini dilatarbelakangi dari kegiatan penelitian e-learning yang diselenggarakan pada mata pelajaran Biologi di SMA N 4 Kota Pariaman. E-learning sudah seharusnya diterapkan di sekolah dasar dan menengah karena tren pembelajaran abad 21 dan era revolusi industri 4.0 mengarah pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran. “Siswa sudah familiar dengan perangkat teknologi. Pada saat tidak dilibatkan perangkat ini dalam proses pembelajaran, siswa bisa saja tidak tertantang dan tidak tertarik mengikuti pembelajaran yang berlangsung”, ucap ketua pengabdi Dr. Ulfia Rahmi, M.Pd (24/04). Pelatihan ini diselenggarakan tiga tahap, tahap pertama yang berlangsung hari ini sebagai pemahaman konsep e-learning yang disampaikan oleh Dr. Ulfia Rahmi, M.Pd, dan pengenalan Learning Management System (LMS) oleh Azrul, M.Pd yang digunakan sebagai media pembelajaran utama. Setelah pelatihan tahap pertama, guru mempersiapkan materi pelajaran menjadi materi digital yang akan di upload ke e-learning. Dan pada tahap kedua, kegiatan pelatihan lebih fokus bagaimana cara mengupload materi. Pada kegiatan kedua ini, guru minimal menyelesaikan satu materi untuk satu kali pertemuan.  Untuk tahap ketiga, guru mensimulasikan hasil rancangan e-learning kepada tim pengabdi, kepala sekolah, dan teman sejawat untuk mendapatkan masukan.

Hal ini sejalan dengan keinginan Kepala Sekolah untuk menerapkan e-learning ini pada seluruh mata pelajaran pada satu kelas. “Siswa-siswa kita perlu dibelajarkan dan dibiasakan dengan penggunaan teknologi dalam pembelajaran karena perkuliahan di perguruan tinggi sudah melaksanakan sistem ini”, tutur Kepala Sekolah Desi Susanti, S.Pd (16/04). Harapan kedepannya agar SMA N 4 Pariaman ini dapat menjadi model atau sekolah percontohan oleh sekolah lain. Jadi, tidak kita terus yang mengunjungi sekolah lain tapi saatnya kita yang dikunjungi.

Pengawas Sekolah SMA N 4 Pariaman, Bapak Drs. Muhklis, M.Pd. menyetujui harapan kepala sekolah tersebut bahwa ketika program ini berhasil diterapkan di SMA N 4 Pariaman, sekolah ini dapat menjadi contoh untuk sekolah lainnya, tidak saja kota Pariaman tetapi lebih luas se Sumbar bahkan Nasional. Pengawas dalam pembukaan kegiatan pelatihan menyampaikan bahwa e-learning ini membuat pembelajaran menjadi lebih menantang, menarik, dan fleksibel. Namun pengawas meminta komitmen disiplin dan budaya belajar dari guru-guru karena teknologi dan pengetahuan berkembang cepat. “Kita sama-sama berjalan maju dengan IPTEKS, tetapi mereka berlari, kita merangkak”. Program pelatihan ini sangat bagus karena sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan profesional guru-guru.

_DSC0267.JPG

——> Klikpositif