Tags

,

Digital salah satu istilah yang tidak asing ditelinga kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak terlepas dari konten-konten digital. Jika dipresentasekan, lebih besar pesan digital yang kita terima ketimbang pesan langsung. Buktinya saat ini orang banyak terlibat dengan gawaynya ketimbang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Perhatikan saja, di meja makan keluarga, anggota keluarga diam, tapi bukan karena menikmati makannya namun sibuk dengan gawaynya. Selain itu, arsip fisik juga telah beralih ke arsip digital yang disimpan hanya dalam satu media penyimpanan. Seorang siswa/ mahasiswa di 10 tahun yang lalu barangkali kamar kosnya dipenuhi oleh tumpukan kertas dan buku-buku, namun siswa/ mahasiswa saat ini dapat menyimpannya dengan rapi berupa file di tablet atapun laptopnya. Atau lebih aman, dapat disimpang di cloud.

Literasi digital bukan tentang apa dan bagaimana, namun untuk apa. Sebagai salah satu negara yang sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi, masyarakatnya dengan mudah dan murah mendapatkan gaway terbaru. Dalam waktu yang bersamaan masyarakat juga gampangnya mengakses berbagai konten yang diinginkan. Konten digital yang tersedia tidak dapat hitung karena tersedia dari berbagai provider, berbagai format, berbagai persepktif dan berbagai bahasa. Namun, pertanyaan mendasar adalah untuk apa materi yang sangat banyak tersebut. Jika konten digital tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk fisik, bumi dapat tertimbung karena saking banyaknya konten digital yang dapat diakses.

Dalam berliterasi digital, untuk menjawab pertanyaan untuk apa, ada beberapa tahapan yang perlu diterapkan, diantaranya:

  1. Bagaimana cara mendapatkannya
  2. Bagaimana cara mengkonsumsinya
  3. Bagaimana cara menyerapnya
  4. Bagaimana cara mengevaluasinya

Dengan membiasakan empat tahapan ini, literasi digital masyarakat Indonesia akan meningkat yang akan berdampak pada:

  1. Meminimalisir konflik karena berita hoaks
  2. Meminimalisir missorientasi karena banyaknya konten yang tersedia
  3. mengoptimalkan penggunaan teknologi komputer dan internet untuk menemukan informasi yang dibutuhkan
  4. mengefisienkan dan mengefektifkan segala kegiatan yang melibatkan teknologi komputer dan internet