PRODUCTION BASED LEARNING: AS A TOOL TO INCREASE ENTREPRENEURIAL SKILLS OF STUDENTS

Tags

, ,

oleh: Ganefri, Aznil Mardin, Ulfia Rahmi, Asmar Yulastri

ABSTRACT
The aim of this paper is to examine the issue of the development of entrepreneurial skills of students in vocational education. Entrepreneurship education is a subject that is included in the curriculum of vocational education which aims to broaden the knowledge of the students to the world of entrepreneurship and to motivate them to become directly involved in the entrepreneurial world. However, the achievement of the objectives of the course is still far from what is expected, it is caused by the lack of experience gained by the students in the entrepreneurial course and by the lack of student ability to generalize from one course to the other courses. The recent learning process oriented on the theory that was less supported by the practice, so that the experiences gained were still abstract. The teaching model of production based learning is the main step in improving the entrepreneurial skills of the learners, it is caused by this model will synergize the knowledge (cognitive) and psychomotor abilities of students that have not been achieved well. The implication is that faculty and instructional designers need to design the learning that facilitates the students in order to have direct experiences especially in entrepreneurial courses (entrepreneurship).
Keyword: Models of Teaching, Product Based Learning, Entrepreneurship,

Read more —> https://sted2017.wordpress.com/proceeding/

Advertisements

Delapan Alasan Tulisan Dipertimbangkan dalam Jurnal Ilmiah

Tags

Keinginan untuk mempublikasi hasil penelitian sangat tinggi. Dalam mewujudkan keinginan tersebut, kita perlu terlebih dahulu mempelajari kriteria jurnal yang kita tuju selain tata aturan menulis (sistematika). Berikut diantaranya:

Hasil gambar untuk научни статии

  1. Tulisan memberikan wawasan yang penting. Misalnya, menyoroti masalah yang belum terpecahkan yang mempengaruhi banyak orang.

    2. Tulisan tersebut memberikan wawasan yang bermanfaat bagi orang-orang yang membuat keputusan, terutama keputusan organisasi jangka panjang.

    3. Tulisan mengandung wawasan yang digunakan untuk mengembangkan kerangka kerja atau teori, baik teori baru atau kemajuan yang sudah ada.

    4. Tulisan memberikan wawasan yang dapat merangsang pertanyaan baru yang penting.

    5. Metode yang digunakan tepat dalam mengeksplorasi isu yang diajukan (misalnya pengumpulan data dan analisis data).

    6. Metode yang digunakan diterapkan secara ketat dan jelaskan mengapa dan bagaimana datanya mendukung kesimpulan.

    7. Kaitikan dengan pekerjaan sebelumnya di lapangan atau dari bidang lain dibuat dan digunakan untuk mengajukan argumen artikel agar menjadi jelas.

    8. Tulisan tersebut menceritakan sebuah kisah yang bagus, artinya tulisan itu ditulis dengan baik dan mudah dimengerti, argumennya logis dan tidak bertentangan secara internal.

    (*sumber gambar: http://bnr.bg/post

Continue reading

Setelah Anda Menciptakan Portofolio

Bagian berikutnya setelah membuat dan menciptakan portofolio, tugas tersebut harus:

  1. Disimpan dalam salinan cadangan yang mencakup semua elemen portofolio
  2. Meninjau persyaratan dengan cara memeriksa protofolio dengan format yang disediakan oleh dosen/guru.
  3. Memperbaiki kinerja dengan cara mengidentifikasi strategi yang memungkinkan akan meningkatkan kinerja.

Menyiapkan Portofolio; Bagian 2

Setelah portofolio selesai, jangan lupa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Back Up Data. Back up data perlu dilakukan baik tugas dalam format manual ataupun digital. Pastikan selalu membuat salinan cadangan dari semua dokumen atau file.
  2. Siapkan semua portofolio sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
  3. Jika portofolio dalam format digital, sebainya hubungkan dan simpan melalui web. Tampilan portofolio yang terhubung ke web menjadikan portofolio lebih terstruktur
  4. Tinjau kriteria level penilaian. Refleksikan portofolio dengan kriteria penilaian untuk memastikan apakah portofolio sesudah sesuai dengan yang diharapkan dosen/guru.

 

Pendidik Abad XXI

Tags

, , , ,

Image result for relevant, fresh and creativeKemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni mendorong untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara kontiniu. Sesuai dengan tren saat ini, peluang melaksanakan pembelajaran secara tatap muka langsung dan secara virtual. Nah, kedua pembelajaran tersebut mesti diselaraskan dengan kemajuan yang ada. Namun pembelajaran sesungguhnya bukan hanya sekedar integrasi kemajuan ke dalam pembelajaran karena yang lebih utama adalah keterlibatan peserta didik dalam proses tersebut. Continue reading

Paradigma Abad XXI, Pembelajaran dan Inovasi

Tags

, , , ,

Paradigma pendidikan abad XXI menjadikan proses pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Saat ini, sebagian besar proses pembelajaran mengoptimalkan fleksibelitas dan accesebility kemajuan teknologi berupa komputer dan jaringan sehingga pembelajaran tidak terpaku di ruang kelas saja. Peserta didik dan pendidik dapat mengintegrasikan komputer dan jaringan ke dalam kelas, atau mungkin mereka melakukan interaksi pembelajaran tanpa hadir ke kelas dengan difasilitasi komputer dan jaringan. Continue reading

Blog dan Pembelajaran

Tags

, ,

blogging-miniBlog istilah yang tidak asing bagi masyarakat era digital, apalagi bagi orang-orang yang berkecimpung dalam kawasan Teknologi Pendidikan. Blog biasanya dimanfaatkan sebagai wadah mempublikasikan tulisan, ide, kreativitas dan lain sebagainya dalam bentuk teks, gambar dan video. Blog menawarkan layanan gratis untuk memfasilitasi siapa saja mempublikasikan hal apa pun yang mereka mau. Keleluasaan berkreasi pada blog dan kemudahan untuk memperbarui konten pada blog, bagi masyarakat teknologi pendidikan dapat dioptimalkan untuk menyelesaikan masalah belajar. Continue reading

Dampak Reward terhadap Siswa

Tags

my-pencilCaturwulan pertama di bangku Sekolah Dasar saya menjuarai kelas. Kepala sekolah memberikan hadiah untuk setiap peringkat kelas yang berbaris di depan siswa SD N 39 Sariak Laweh (sekarang SD N 04) lainnya. Hadiah tersebut dibungkus dengan kertas kacang berwarna coklat terang. Dengan girang saya terima dan saya dekap hadiah tersebut. Dengan cara yang sama pula saya berlari pulang dan menunjukkannya kepada kedua orang tua.

Disaksikan kedua orang tua, saya buka hadiah yang diberikan oleh kepala sekolah. Saya mendapatkan enam buah buku tulis dan satu buah pensil dengan gambar-tulisan #hellokitty . Buku tersebut dipakai pada caturwulan kedua, sedangkan pensilnya saya simpan, sampai sekarang. Begitu berharganya #reward  bagi seorang siswa, begitupun bagi saya saat itu. Pensil kebanyakan yang dimiliki oleh teman-teman adalah pensil dengan ujung satunya ditempeli penghapus. Pensil yang saya punya ini berbeda dari yang teman-teman miliki, jadi saya punya rasa bangga, dan rasa ingin menjaga. Hingga saya mendapatkan pensil yang lebih berharga, bernilai dan bersejarah, pensil hadiah itu masih utuh dan tidak diraut. Malam ini baru saya mulai menggunakannya.