DITERIMA, DISIMPAN ATAU DIKEMBALIKAN?

Dingin!!!

Itu yang kurasakan sekarang. Sudah lama dan terasa sangat lama. Hampir beku dan tak punya rasa. Ditambah hujan dan badai menghantam tubuhku. Makin dingin…

Di sini aku masih sendiri, tanpa ada tempat berbagi, bersandar dan yang menghangatkan aku di saat dingin seperti ini. Aku rasa makin lama tubuhku menggigil dan akhirnya aku hanya terdiam di sudut ruang kosong itu. Aku rasakan hampa… … continue reading this entry.

Awal November

Awal hari yang indah di awal bulan November penyambung tali Oktober aku niatkan untuk bertemu saudara kandung tak sebapak tak seibu (bingung yach…). Awalnya aku mendapatkan saudara kandung tak seibu dan tak sebapak ini saat ada Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) di kampusku Universitas Negeri Padang (UNP). Sejak pertemuan yang menuntut kerja sama itu, kami dekat lebih dari sekedar sahabat, makanya aku menyebutnya dengan saudara kandung.

Hari itu Minggu tanggal 1 November 2009, kami (Ulfa dan Ulfi) akan melakukan sesuatu yang bersama. Melanjutkan kerja sama.

Saat ini kami tidak berada pada kota yang sama. Kak Ulfa sudah honor di Bukittinggi, di sebuah yayasan yang biasa dikenal dengan YPPA. Sedangkan aku masih di kota Padang, … continue reading this entry.

Berinvestasi melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi

Era globalisasi ini ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi, telekomunikasi dan transportasi. Ketiga hal tersebut perkembangannya  berlangsung lebih cepat dari pada kemampuan kita berasimilasi terhadapnya. Dari segi teknologi informasi tidak hanya membuat informasi menjadi lebih mudah kita terima setiap saat, bahkan juga membuat kita mudah dalam memberi informasi. Jadi memberi dan menerima informasi sudah dipermudah dengan adanya perkembangan teknologi, sehingga tidak ada lagi alasan sulitnya untuk menghubungi seseorang.

Untuk itu perkembangan yang berjalan begitu cepat itu menuntut manusia secara produktif dan terus menerus memperbaiki dan menambah pengetahuan serta keterampilannya, baik dari segi teknologi, telekomunikasi ataupun dari segi transportasi. Karena pengetahuan dan keterampilan merupakan investasi untuk masa depan, dimana manusia secara periodik meningkatkan investasinya tersebut.

investasi

Salah satu jalan untuk berinvestasi dalam zaman serba bergerak ini terutama dari segi teknologi dan telekomunikasi adalah diselenggarakannya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada tingkat satuan pendidikan menengah seperti Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Mata pelajaran TIK yang telah diselenggrakan di SMP dan SMA sejak tahun 2006, dilatarbelakangi oleh perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi itu sendiri yang mana perkembangannya lebih cepat dari pada kita berasimilasi dengan perkembangan tersebut.

Mata pelajaran TIK mencakup dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,  manipulasi dan pengelolaan informasi. Teknologi komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentranfer data dari perangkat yang satu ke yang lainnya. Karena itu Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan transfer informasi antar media. Dengan menggunakan Teknologi Informmasi dan Komunikasi, siswa akan dengan cepat mendapatkan ide dan pengalaman dari berbagai kalangan. Penambahan kemampuan siswa karena penggunaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan dapat mengembangkan sikap inisiatif dan inovatif serta kemampuan belajar mandiri.

Untuk memperoleh itu semua, dalam proses pembelajaran bagi siswa perlu pemahaman konsep yang tepat. Karena dengan pemahaman konsep yang tepat dapat memberi pondasi kepada siswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah didapatnya. Terutama dalam hal perkembangan informasi dan perkembangan teknologi. Tanpa pemahaman konsep yang jelas, siswa tidak akan memiliki dasar yang kuat untuk mengikuti cepatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi yang notabene lebih cepat perkembangannya ketimbang kita berasimilasi terhadapnya perkembangan itu sendiri.

MINTA SEDEKAH BUAT OTAK

DSC00050

Kemarin 26 September adalah hari pertama pelaksanaan Mid Semester di SMP Pembangunan Laboratorium UNP, tempat aku melakukan PPL. Dari awal sampai selesai ujian pada hari untuk hari pertama ini suasana lama masih terasa. Apalagi detik-detik terakhir lembar jawaban yang akan dikumpulkan. Yaitu tradisi minta sedekah untuk isi otak (mengisi lebar jawaban) masih diperlihara. Ada berbagai cara yang mereka miliki untuk mendapatkan jawaban. Isyarat-isyarat tertentu untuk jawaaban tertentu. Atau dengan kode-kode dari jari-jari … continue reading this entry.

Word Square

MEDIA : Buat kotak sesuai keperluan dan buat soal sesuai TPK

Langkah-langkah :

1. Sampaikan materi sesuai TPK
2. Bagikan lembaran kegiatan sesuai contoh
3. Siswa disuruh menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban
4. Berikan poin setiap jawaban dalam kotak

Tebak Kata

Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak.

Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan ditelinga.

Langkah-langkah :

1. Jelaskan TPK atau materi ± 45 menit
2. Suruhlah siswa berdiri didepan kelas dan berpasangan
3. Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10×10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5×2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga.
4. Sementara siswa membawa kartu 10×10 cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10×10 cm. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga.
5. Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.

Dan seterusnya

Inside-Outside-Circle/Lingkaran Kecil-Lingkaran Besar

Langkah-langkah :

1. Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar
2. Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama, menghadap ke dalam
3. Dua siswa yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. Pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan
4. Kemudian siswa berada di lingkaran kecil diam di tempat, sementara siswa yang berada di lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam.
5. Sekarang giliran siswa berada di lingkaran besar yang membagi informasi. Demikian seterusnya

Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC)/Kooperatif Terpadu Membaca Dan Menulis

Langkah-langkah :

1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen
2. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran
3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas
4. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok
5. Guru membuat kesimpulan bersama
6. Penutup

Explicit Intruction/Pengajaran Langsung

Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedur dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangklah

Langkah-langkah :

1. Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
2. Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan
3. Membimbing pelatihan
4. Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik
5. Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan

Demonstration

(Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen)

Langkah-langkah :

1. Guru menyampaikan TPK
2. Guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan dismpaikan
3. Siapkan bahan atau alat yang diperlukan
4. Menunjukan salah seorang siswa untuk mendemontrasikan sesuai skenario yang telah disiapkan
5. Seluruh siswa memperhatikan demontrasi dan menganalisa
6. Tiap siswa atau kelompok mengemukakan hasil analisanya dan juga pengalaman siswa didemontrasikan
7. Guru membuat kesimpulan

« Entri lama